Rabu, 04 Mei 2016

TB Care Aisyiyah Lampung Tengah Gencar Sosialisasi di Sekolah

Tidak ada komentar:

TB Care Aisyiyah Lampung Tengah Gencar Sosialisasi

 di Sekolah




INILAMPUNG.Com – Community TB Care Aisyiyah Kabupaten Lampung Tengah terus gencar melakukan sosialisasi pencegahan penyakit Tuberkulosis (TB) kepada masyarakat terutama di tingkat pelajar
Community TB Care juga mengingatkan bahaya penyakit ini kepada masyarakat selain ikut menangani pasien penderita TB di kabupaten Lampung Tengah.
Koordinator Community TB Care Aisyiyah Kabupaten Lampung Tengah, Hasbullah, mengatakan community TB Care Aisyiyah adalah program yang dijalankan Pimpinan Pusat Aisyiyah untuk penanggulangan penyakit Tuberkulosis berbasis komunitas atau masyarakat yang didanai oleh pihak donor The Global Fund.
“Program Community TB Care Aisyiyah ini dimulai sejak tahun 2009, dengan wilayah kerja di 16 provinsi dan 33 kabupaten/kota se-Indonesia, salah satunya di Provinsi Lampung,” katanya, kepada inilampung.com, Senin (2/5).
Dia menjelaskan pada perayaan Hari TB Sedunia tahun 2016 ini, komunitas ini menggelar rangkaian kegiatan yang bertujuan sebagai sarana sosialisasi pencegahan dan mengingatkan bahaya penyakit TB di berbagai kalangan masyarakat.
“Kegiatan tersebut di antaranya Pos TB Keliling yang dipusatkan pada daerah kantong TB, yaitu daerah yang banyak ditemukan pasien menderita TB, maupun daerah yang belum banyak ditemukan penderita TB,” ujarnya.
Dikatakan dia, sosialisasi bahaya TB kepada masyarakat itu difokuskan terhadap pelajar tingkat SMP dan SMA se Lampung Tengah dengan program TB-HIV masuk sekolah. “Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari hari TB se dunia yang di adakan oleh SSR Community TB HIV Care Aisyiyah Lampung Tengah,” ucapnya.
Dirinya mengingatkan bahwa bahaya penyakit ini supaya para pelajar dapat mambatu memberikan penyuluhan kepada masyarakat secara umum.
“Sosialisasi penyakit Tuberkulosis ini berbasiskan komunitas dan masyarakat dengan melibatkan semua stekholder,” tuturnya.
“Adapun program TB HIV care Aisyiyah di kabupaten Lampung Tengah ini tersebar di 9 kecamatan, yakni di Kecamatan Kalirejo, Sendang Agung, Bangun Rejo, Padangratu, Pubian, Selagai Lingga, Tri Murjo, Punggur dan Kota Gajah  dengan melibatkan 48 kader yang terdiri dari kader Aiysyiyah, Muhammadiyah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan  tokoh pemuda yang telah dibekali dengan pelatihan khusus kader TB,” jelasnya.
Ditambahkannya adapun perayaan hari TB se Dunia tahun 2016 ini, salah satu kegiatannya adalah dengan melakukan penyuluhan TB pada pelajar dengan nama kegiatan TB HIV masuk sekolah dengan harapan bahwa pengetaahun dan pemaparan tentang penyakit ini telah diketahui dan difahami sejak dini oleh masyarkat karena mengingat penyakit ini sangat berbahaya.
“Target dari program TB masuk sekolah ini di setiap kecamatan minimal terpapar 400 pelajar untuk tingkat SMP dan SMA sehingga mereka mampu memaparkan kepada yang lain atas pengetahuannya yang telah di dapat dalam penyuluhan. Kegiatan penyuluhan ini di lakukan sejak tanggal 20 – 30 April 2016,” terangnya.
Sebab, terangnya, bahwa penderita TB ini seperti fenomena gunung es dengan bagian yang telihat hanya puncak saja dan terlihat kecil atau sedikit, padahal bagian bawahnya lebih besar, mengerikan dan tidak terlihat.
Sementara, berdasarkan data community TB HIV Care SSR Lampung Tengah pada tahun 2015 telah mencapai 973 terduga TB dan 105 diantaranya positif TB yang ditangani oleh kader-kader TB Community TB HIV care Aisyiyah Lampung Tengah yang tersebar di 9 Kecamatan.
“Selain kegiatan penyuluhan ke sekolah-sekolah, Community TB HIV Care Aisyiyah Lampung Tengah pun akan mengadakan Pentas seni pelajar dengan tujuan bahwa kita akan terhimpun pelajar yang mempunyai bakat seni yang mereka akan terpapar tentang pengatahun TB karena di dalamn rangkain petas seni kita akan masukan pengetahun TB dengan cara pemberitaan-pemberitaan TB, dan ada pembagian door priez dengan pertanyaan sekita TB. Kegiatan petas seni ini bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo,” ujarnya lagi.
Kegiatan lain, lanjutnya, yang akan dilaksanakan yaitu kegiatan testimoni yang dilakukan oleh kader TB yang terfokus pada pengalaman selama menjadi kader TB, dari mulai penyuluhan, menemukan pasien, mengantar pasien TB, mengobatin hingga sembuh. Testimony lain yaitu dari pasien TB yang akan menyampaikan yang dirasakan selama sakit serta hal-hal yang difikirkan selama penyakit TB ada dalam dirinya.
Selain testimony kami juga akan melakasakan orasi kesehatan adapun yang akan menyampaikan dalam orasi ini adalah Dinas kesehatan, anggota DPRD, Ketua Pimpinan Daerah Asyiyah, akademisi dari STIKes Muhammadiyah, Kepala SSR Community TB Care Asiyah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.  Dua kegiatan di atas akan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo Lampung Tengah.
“Community TB HIV Care juga akan melaksanakan kegiatan penandatangan dukungan gerakan Indonesia bebas TB dengan target tanda tangan lebih dari 500 pelajar yang akan di laksanakan pada acara pentas seni,” katanya.
Diharapkan, tambahnya dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada peringatan hari TB sedunia ini adalah agar hilangnya stigma negative tentang penyakit TB yang terjadi dimasyarkat selama ini serta masyarakat dapat dengan sadar untuk memeriksakan diri ke puskesmas bila ada ciri-ciri khusus penyakit TB.




“Sehingga orang yang terkena TB dapat ditemukan diobati sampai sembuh,” tutupnya.(lis/ilc-2)
sumber : http://inilampung.com/tb-care-aisyiyah-lampung-tengah-gencar-sosialisasi-di-sekolah/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top